Sunday, 14 September 2014

Topologi Jaringan

Topologi Jaringan adalah acara bagaimana menghubungkan komputer dengan komputer lainya dalam sebuah jaringan. Topologi jaringan terbagi menjadi 2 yaitu : topologi logika (Logical Topology) dan topologi fisik (Physical topology)
          Topologi logika adalah menggambarkan bagaimana aliran data dalam jaringan, meliputi : FFDI ( Diber  Disrtibuted-Dara Interface), Token Ring, dan Ethernet.
          Topologi Fisik adalah sebagai berikut
         A.  Topologi Bus
            Topologi Fisik atau Topologi Backbone adalah  menghubungkan beberapa komputer secara berantai (Worksation dan Server) pada sebuah kabel coaxial. Sebuah terminator di tempatkan pada tiap-tiap ujung backbone
·         Kelebihan
1.   Biaya relatif murah, hemat kabel.
2.   Jika sebuah komputer bermasalah, maka tidak mempengaruhi komputer lainya
·         Kekurangan
1.   Jika Kabel Utama (coaxial) putus, maka komnikasi semua komputer yang terhubung pada kabel tersebut gagal

2.   Semakin banyak komputer yang terhubung pada satu kabel utama menyebabkan lalu lintas data yang padat, kecepatan komunikasi bisa menurun

         B.  Topologi Ring
        Topologi ring atau topologi “Cincin” merupakan jalur komunikasi  satu arah, karena semua komputer dan node lainya saling berhubungnan seperti membentuk “lingkaran”. Data akan berputar dalam jaringan jika tidak ada terminal yang mengambil, beda dengan topologi bus yang menyerap data pada ujung backbone menggunakan terminator jika tidak ada yang megambilnya.

·         Kelebihan
1.   Penghematan kabel.
2.   Kegagalan koneksi karena gangguan media tetapi masih bisa diastasi dengan jalur lain yang masih terhubung.
·         Kekurangan
1.   Transfer data lebih lambat, dikarenakan harus melewati banyak komputer terlebih dahulu (data harus berputar melwati semua komputer sampai menemukan tempat tujuan).
2.   Pengembangan Jaringan yang kaku atau tidak fleksibe


         C.  Topologi Star
          Topologi Star atau topologi bintang adalah system jaringan dengan komunikasi terpusat, yaitu beberapa komputer terhubung dengan sebuah terminal yang menjadi pusat jaringan

·         Kelebihan
1.   Control dan pengelolaan yang mudah karena semua koneksi terpusat di suatu tempat
2.   Mudah untuk menelusuri jika terjadi masalah pada koneksi
·         Kekurangan
1.   Jika pusat koneksi gagal, maka semua komunikasi terputus
2.   Kecepatan koneksi jaringan keseluruhan sangat bergantung dengan kualitas pusat koneksi


         D. Topologi Tree
          Topologi Tree atau topologi “pohon” bisa di katakan kombinasi antara topologi bus dan topologi star. Topologi ini terdiri dari atas kumpulan topologi star yang dihubungkan dalam satu toplogi bus sebagai backbone

Komputer – komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lainya di hubungkan sebagai jalur tulang punggung atau backbone

·         Kelebihan
1.   Dapar membuat kelompok komputer dalam jaringan semua keinginan, contoh : cabang terminal A untuk mengolah data produksi dan terminal B untuk mengolah data distribusi.
2.   Mudah untuk menelusuri jika terjadi masalah pada koneksi
·         Kekurangan
1.   Hapa bila simpul yang lebih tinggi tidak berfungsi, maka akan mempengaruhi kinerja simpul-simpul di bawahnya
2.   Perlu pengaturan khusus untuk mengatur jalur lalu lintas konekasi karea adanya percabangan.


         E.  Topologi Mesh
          Topologi Mesh adalah topologi yang tidak memiliki aturan dalam koneksi. Pada topologi ini setiap terminal terhubung secara langsung kesemua terminal terminal yang lain. Topologi ini sulit diterapkan pada jaringan kabel, tapi bisa diterapkan dengan jaringan wireless

·         Kelebihan
1.   Kegagalan koneksi antara 2 worksation tidak akan mempengaruhi dengan koneksi lainya
2.   Privasi dan keamanan lebih terjamin

·         Kekurangan
1.   Jika diterapkan pada jaringan kabel, akan membutuhkan banyak kabel dan sudah pasti biaya yang lebih mahal
2.   Sulit untuk diorganisir kerna kerumitan alur koneksi dalam jaringan


         F.  Topologi Hybrid
         Topologi Hybird disebut juga sebagai topologi “Gabungan”, karena topologi ini terdiri dari 2 macam atau lebih dari beberapa topologi seperti Bus, Ring, star, Dan sebagainya.
·         Kelebihan
1.   Fleksibel, gabungan dari beberapa topologi membuatnya bisa di terapkan pada bermacam lingkunan jaringan
2.   Kombinasi dari beberapa topologi memiliki keuntungan tersendiri, khusunya kelebihan dan kekurangan masing – masing topologi yang bisa melengkapi dan menutupi
·         Kekurangan
1.   Pengelolaan yang sulit, karena menerapkan 2 atau mungkin lebih topologi yang berbeda dalam satu system jaringan
2.    Instalasi yang lebih sulit, terutama menghubungkan 2 topologi berbeda dan keduanya harus bisa berjalan dengan baik


         G. Topologi Peer To Peer
          Topologi Peer to peer adalah topologi jaringan yang terdiri dari minimal 2 samapai maksimal 10 komputer, tujuan utama dari penerapan topologi ini adalah sekedar berbagai pakai printer atau sebuah progam bersama-sama dalam jaringan

Sesuai namanya peer to peer komputer saling berhubungan dan tidak memiliki pusat jaringan dan semua komputer memiliki peran yang sama
·         Kelebihan
1.   Biaya lebih murah dan instalasi juga mudah
2.   Setiap komputer berdisi sendiri, kegagalan koneksi tidak akan mempengaruhi yang lain
·         Kekurangan
1.   Susah untuk menganalisa jika terjadi pada jaringan.

2.   Keamanan di tentukan dari pengaturan masing-masing komputer

0 comments:

Post a Comment

1. Tolong berkomentar dengan bijak
2. Jika ada kesalahan diharapkan komentar
3. menerima saran dan keritiknya
4. kalau ingin copy paste cantumkan sumbernya ya^^