Wednesday, 3 September 2014

Komunikasi Dalam Jaringan

Pengertian Komunikasi Dalam jaringan

serangkaian interkoneksi antara teknologi yang saling berhubungan satu dan lainnya. Perkembangan tenologi kian pesat. Dalam setiap hal yang dilakukan oleh tiap orang, akan sangat berhubungan dengan yang namanya teknologi. Perkembangan teknologi yang signifikan menjadikan perubahan yang mulai merambah dalam tiap hal yang dijajaki dan diperdalami oleh teknologi. Perkembangan komputer,system datadalam perangkat keras dan perangkat lunak, hingga ke perkembangan komunikasi. Dengan perkembangan demikian membuat manusia kembali beradaptasi dan menyesuaikan seiring dengan perkembangan tersebut.

Teknologi pun mewabah ke jaringan informasi yang ada, sehingga menjadikan perkembangan komunikasi yang mengalami perubahan dalam pemanfaatan teknologi. Tanpa disadari perkembangan jaringan yang ada semakin maju dan dirasakan mengalami perkembangan yang pesat. Dalam perkembangan teknologi Indonesia perkembangan teknologi dalam jaringan kian pesat dan sudah mulai terkenal hingga melekat di hati pengguna. Semakin banyak yang harus dipahami, semakin banyak yang harus diketahui dan banyak yang mengalami perubahan.

Perkembangan teknologi dalam jaringan sudah dijajaki oleh para produsen ternama, bahkan sudah mengembangkan hingga memiliki jaringan tersendiri. Dengan hal seperti ini, membuat persaingan di dunia komunikasi dan teknologi semakin menarik. Tidak hanya itu, jaringan yang ada bahkan sudah bayak diakses dan mulai dikenal orang banyak tanpa dengan adanya publikasi


Jenis Komunikasi

Ada 3 jenis komunikasi, yaitu :
  1. Komunikasi Formal
  2. Informal
  3. Non Formal
Adapun penjelasannya sebagai berikut:
  1. Komunikasi formal adalah suatu proses komunikasi yang bersifat resmi dan biasanya dilakukan di dalam lembaga formal melalui garis perintah atau sifatnya instruktif , berdasarkan struktur organisasi oleh pelaku yang berkomunikasi sebagai petugas organisasi dengan status masing - masing yang tujuannya menyampaikan pesan yang terkait dengan kepentingan dinas . Suatu komunikasi juga dapat dikatakan formal ketika komunikasi antara dua orang atau lebih yang ada pada suatu organisasi dilakukan berdasarkan prinsip - prinsip dan struktur organisasi .


  2. Komunikasi Informal adalah komunikasi antara orang yang ada dalam suatu organisasi , akan tetapi tidak direncanakan atau tidak ditentukan dalam struktur organisasi . Fungsi komunikasi informal adalah untuk memelihara hubungan sosial persahabatan kelompok informal , penyebaran informasi yang bersifat pribadi dan privat seperti isu , gosip , atau rumor . Tentang komunikasi informal sebaiknya tidak dilakukan berdasarkan informasi yang masih belum jelas dan tidak akurat , carilah sumber informasi yang dapat dipercaya , selalu gunakan akal sehat dan bertindak berdasarkan pikiran yang positif .


Komunikasi Non Formal adalah proses komunikasi yang berada di antara yang formal atau resmi dengan yang tidak resmi atau informal . Komunikasi jenis ini biasanya berupa komunikasi yang berhubungan dengan hubungan pribadi


Komponen Pendukung Komunikasi Dalam jaringan
Komponen pendukung komikasi daring (Dalam Jaringan) antara lain adalah
Modem, Hub, Witch, Reapter, Brigde, Router. Dan penjelasan dari komponen pendukung daring (Dalam Jaringan) antara lain :


  1. Modem
    Modem merupakan suatu alat yang digunakan untuk menghubungkan sebuah komputer ke jaringan internet melalui jaringan telepon standar. Modem merupakan kependekan dari modulator/demodulator. Ini berarti modem bekerja mengkonversi sinyal digital dari komputer menjadi bentuk sinyal analog agar dapat ditransmisikan melalui jalur telepon. Kemudian modem ini juga mengkonversi ulang sinyal analog tersebut menjadi sinyal digital agar dapat diterima oleh komputer. Kecepatan modem bervariasi, tetapi yang sekarang umum digunakan adalah modem dengan kecepatan 56 Kbps.




  2. Hub
    Hub merupakan komponen yang digunakan untuk membangun jaringan dengan topologi star. Biasanya kabel yang digunakan untuk menghubungkan hub dengan komputer adalah kabel dengan jenis twisted pair, dengan konektor RJ-45.




  3. Switch
    Fungsi komponen ini sama dengan hub, tetapi switch umumnya lebih "cerdas" dan memiliki performa tinggi dibanding hub (harganya pun lebih mahal).




  4. Repeater
    Komponen ini berfungsi sebagai penguat sinyal pada jaringan yang menggunakan topologi bus. Kabel yang digunakan adalah kabel coaxial.




  5. Bridge
    Komponen ini lebih simpel dan murah dibanding router. Bridge hanya menyampaikan paket, namun tidak bisa memilah paket-paket mana yang akan disampaikan ke segmen yang lain. Bridge dapat meningkatkan performa jaringan dengan cara mengeliminasi traffic yang tidak dibutuhkan, sehingga dapat mengurangi peluang terjadinya collision.



  6. Router
Komponen ini lebih kompleks dan mahal dibandingkan dengan komponen yang lain. Router dapat melakukan routing dari satu LAN ke LAN yang lain, artinya router dapat menentukan rute terbaik untuk pengiriman data dalam jaringan.
      7.       Transmitter / Receiver
Seperti telah dijelaskan sebelumnya, transmitter dan receiver bekerja secara simultan pada satu perangkat. Saat ini terdapat berbagai macam perangkat transmitter dan receiver, seperti LAN-card, modem maupun WLAN-adapter.

      8.      Wireless Access Point (WAP
WAP merupakan perangkat yang mengijinkan perangkat nirkabel (wireless) untuk terhubung ke jaringan komputer menggunakan standar WiFi maupun standar lain yang sesuai. WAP biasanya menyebarkan akses dari koneksi jaringan kabel. Perangkat yang ingin terhubung pada jaringan yang disebarkan oleh WAP harus memiliki WiFi-adaptor. Cakupan wilayah penyebaran akses WAP biasa dikenal dengan istilah hot-spot.

      9.      Local Area Network (LAN) - card
Pada jaringan berskala lokal (LAN) data komputer ditransmisikan melalui media transmisi dan diterima kembali di komputer penerima melewati sebuah LAN-card atau yang biasa juga disebut Network Interface Card (NIC) atau Ethernet-card.

      10.  Wireless LAN (WLAN) – Adaptor
Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi sambungan nirkabel, perangkat WLAN-adaptor semakin banyak ditemui, Perangkat inilah yang memungkinkan pengguna komputer dapat memanfaatkan akses jaringan di suatu area yang biasa disebut “Hot Spot”. Pada perangkat-perangkat mobile terkini seperti laptop, Personal Digital Assintance (PDA), smart-phone, maupun Ultra-Mobile Portable Computer (UMPC), WLAN-adaptor merupakan perangkat wajib yang biasanya sudah terintegrasi.


Perangkat jaringan komponen software

     Membangun jaringan komputer, tidak semudah membalik telapak tangan. Diperlukan pemahaman tentang komponen jaringan baik dari sisi perangkat lunak (software) maupun dari sisi perangkat keras (hardware).Perangkat lunak (software) jaringan komputer meliputi: Sistem operasi client, sistem operasi server (NOS=Network Operating System), Program Aplikasi untuk server dan client, Internet Sharing, Sofware antivirus dan lain-lain.Sedangkan perangkat keras (hardware) jaringan meliputi: Komputer Server, Client/Workstation, Kartu Jaringan (NIC=Network Interface Card), Kabel, Konector, HUB, Repeater, Bridge dan Router.
Kedua komponen diatas harus ada, karena salah satu tidak ada maka jaringan komputer tidak dapat berfungsi dengan baik, atau bahkan tidak dapat berfungsi sama sekali.
Komponen Perangkat Lunak (Software)
Perangkat lunak (Software) ya
ng digunakan dalam jaringan komputer baik untuk server maupun client, antara lain:
1. Sistem Operasi
Sistem operasi adalah perangkat lunak yang membuat komputer dapat beroperasi. Sistem operasi merupakan perangkat lunak yang pertama kali harus dipasang agar komputer dapat digunakan/dioperasikan.
Dalam jaringan komputer, sistem operasi untuk client berbeda dengan yang digunakan untuk server.
Untuk komputer client, OS yang digunakan : Windows Xp Prof, Win 2000 Proffesional, Win ‘98/Me, Linux.
Sedangkan untuk server, Network Operating System yang digunakan antara lain: Windows NT Server, Windows 2000 Server, Windows 2003 Server, Unix, Novell Netware dan Linux.
2. Program Aplikasi
Program aplikasi biasanya digunakan oleh komputer client untuk produktivitas kerja. Yang termasuk dalam program aplikasi antara lain : Microsoft Office, Open Office, Corel Draw, SPSS, Adobe Photoshop, adan lain-lain.
3. Aplikasi Jaringan
Aplikasi jaringan merupakan perangkat lunak yang khusus digunakan untuk jaringan komputer, misal:
1. ISA Server, SQUID à Software untuk proxy server
2. MS SQL Server, MySQL, Oracle à Database Server
3. Qmail, Postfix, Ms Exchange à Mail Server
4. IIS, Apache à Web Server
5. Superscan, tcpdump, ethereal, windup, ping, route à utility untuk jaringan komputer.
6. dan lain-lain.
4. Program Utility
Program utility merupakan perangkat lunak yang yang digunakan untuk tujuan spesifik, baik untuk komputer standalone maupun untuk komputer jaringan.
Yang termasuk dalam kategori ini al: Winzip, winrar, winamp, antivirus, partition magic, dan lain-lain.
5. Bahasa Pemrograman
Bahasa pemrograman adalah perangkat lunak yang memungkinkan pengguna dapat membuat program/perangkat lunak sendiri. Macamnya antara lain: Pascal, C/C++, Visual Basic, VB.NET, C#, J#, C++.NET, Delphi, Java, PHP, ASP, JSP, Python, Ruby dan lain-lain.

Fungsi Komunikasi Dalam Jaringan
Dalam suatu jaringan komunikasi terdapat fungsi-fungsi khusus yang dilakukan individu, seperti star, opinoin leader, liaison officer, bridge, dan isolate. Dari data Tabel 1 serta dari sosiogram dan sosiomatrik yang terbentuk, dapat diidentifikasi fungsi-fungsi khusus tersebut.

  •  Star
      Star adalah seorang individu dalam jaringan komunikasi yang paling dikenal (populer) oleh anggota-anggota lainnya. Star ditunjukkan oleh banyaknya jumlah pilihan terbanyak yang ditujukan kepada seorang individu dari individuindividu lain dalam suatu jaringan komunikasi. Dalam jaringa komunikasi KWT


  • Opinion Leader
      Opinion Leader adalah orang yang menjadi pemuka pendapat dalam suatu kelompok/sub kelompok. Opinion Leader dalam jaringan komunikasi ditunjukkan dengan adanya individu yang mempunyai jumlah hubungan
komunikasi lebih banyak daripada rata-rata jumlah hubungan komunikasi individu-individu lain dalam jaringan komunikasi, khususnya hubungan komunikasi yang mengarah pada individu tersebut.


  • Bridge
      Bridge adalah anggota suatu kelompok/sub-kelompok yang berhubungan dengan kelompok/sub kelompok lainnya. Dalam jaringan komunikasi KWT Mekarsari, Opinion Leader yang ada sekaligus berfungsi sebagai Bridge, karena sebagai sesama pengurus mereka sering bertemu untuk membicarakan masalah-masalah
kelompok. 
  • Liaison Officer
      Liaison Officer (LO) adalah orang yang menghubungkan dua atau lebih kelompok/sub kelompok, akan tetapi dia bukan anggota salah satu kelompok/sub kelompok. 
  • Isolate
       Isolate adalah mereka yang tersisih dalam suatu kelompok/sub kelompok.



serangkaian interkoneksi antara teknologi yang saling berhubungan satu dan lainnya. Perkembangan tenologi kian pesat. Dalam setiap hal yang dilakukan oleh tiap orang, akan sangat berhubungan dengan yang namanya teknologi. Perkembangan teknologi yang signifikan menjadikan perubahan yang mulai merambah dalam tiap hal yang dijajaki dan diperdalami oleh teknologi. Perkembangan komputer,system datadalam perangkat keras dan perangkat lunak, hingga ke perkembangan komunikasi. Dengan perkembangan demikian membuat manusia kembali beradaptasi dan menyesuaikan seiring dengan perkembangan tersebut.



1 comment:

1. Tolong berkomentar dengan bijak
2. Jika ada kesalahan diharapkan komentar
3. menerima saran dan keritiknya
4. kalau ingin copy paste cantumkan sumbernya ya^^